
E-Modul Desain dan Pola berbasis Sero Waste
Industri fashion saat ini berkembang sangat pesat, namun di sisi lain juga menjadi salah satu penyumbang limbah tekstil terbesar di dunia. Menurut data dari Ellen MacArthur Foundation (2017), sebanyak 87% dari total bahan tekstil yang digunakan untuk pakaian akhirnya dibuang ke tempat pembuangan sampah atau dibakar. Fenomena ini menjadi tantangan serius dalam mewujudkan industri busana yang berkelanjutan (sustainable fashion).
Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan dalam mengurangi limbah tekstil adalah konsep zero waste pattern making, yaitu teknik perancangan pola busana yang bertujuan meminimalkan sisa potongan kain dalam proses produksi. Teknik ini bukan hanya berdampak positif terhadap lingkungan, tetapi juga menjadi tantangan kreatif bagi desainer untuk merancang busana dengan pola yang efisien dan tetap estetis (Rissanen & McQuillan, 2016).
Dalam konteks pendidikan kejuruan, terutama Program Keahlian Tata Busana di SMK, pengenalan konsep zero waste sangat penting. Siswa tidak hanya dituntut untuk menguasai keterampilan teknis, tetapi juga perlu memiliki kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial sebagai calon pelaku industri fashion di masa depan. Oleh karena itu, perlu dikembangkan media pembelajaran yang mampu menanamkan nilai-nilai keberlanjutan sekaligus melatih keterampilan teknis siswa.
E-Modul ini disusun sebagai salah satu inovasi pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk:
Menyediakan materi yang kontekstual dan aplikatif terkait pola busana zero waste;
Melatih siswa untuk berpikir kreatif dan kritis dalam merancang pola;
Menumbuhkan kepedulian terhadap isu lingkungan melalui praktik nyata.